daerah pertumbuhan akar dan batng pada tanaman kacang hijau

Daerah pertumbuhan akar dan batang pada tanaman
Kacang hijau
1.   Permasalahan :
·        Dimanakah daerah pertumbuhan pada akar dan batang tanaman.
2.    Tujuan :
·        Untuk mengetahui daerah pertumbuhan pada akar dan batang pada Tanaman.
3.   Dasar Teori :
Pertumbuhan adalah proses pertambahan bio massa atau ukuran ( berat, volume, dan jumlah ) yang sifatnya tetap dan irreversible ( tidak dapat kembali ke kondisi semula). Pertumbuhan mengalami perubahan ukuran, berat, jumlah selnya bertambah serta tidak dapat mengecil lagi.

Pertumbuhan primer diawali oleh pembelahan sel – sel meristem apikal, yaitu sel – sel meristem yang terdapat pada pucuk batang dan ujung akar. Daerah pertumbuhan akar dan batang diterangkan oleh dua teori yaitu teori histogen  teori  tunika – korpus.  Teori histogen dikemukakan oleh Hanstein (1868). Teori ini menyatakan, setiap titik tumbuh batang dan akar terdiri atas lapisan sel yang disebut histogen. Histogen terdiri dari plerom, darmatogen, dan periblem. Plerom merupakan pusat yang kemudian akan membentuk empulur dan jaringan pengankut primer. Darmatigen adalah lapisan paling luar yang membentuk epidermis. Periblem adalah lapisan antara plerom dan darmatogen yang membentuk korteks
Sedangkan teori tunika-korpus dikemukakan oleh schmidt  pada tahun 1924. Teori ini menyatakan bahwa titik tumbuh akar dan batang. Tumbuhan terdiri atas zona terpisah susunannya, yaitu tunika dan korpus. tunika adalah bagian terluar dari titik tumbuh, sedangkan korpus adalah bagian pusat titik tumbuh.
           
4.   Alat & Bahan :
1.    10 BuahTabung reaksi
2.    Spidol Permanent
3.    Rak Tabung Reaksi
4.    Kecambah Kacang hijau





5.   Cara kerja
a.    Dipilih  10 buah kecambah yang berkualitas bagus kira – kira memiliki panjang 2 cm.
b.    Diisi tabung dengan air secukupnya.
c.    Kecambah diberi tanda masing – masing 2 mm sebanyak 5 daerah dari ujung akar.
d.    Dimasukkan  kecambah yang sudah diberi tanda pada tabung telah berisi air, diberi kapas sebagai penahan agar kecambah tidak jatuh pada dasar tabung.
e.    Diamkan beberapa hari.
f.      Setelah beberapa hari diamati dan diukur pertambahan panjang pada akar.
g.    Setelah mengukur pertambahan panjang pada akar dimulai praktek baru yaitu daerah pertumbuhan pada batang.
h.    Diberi tanda yang masing – masing 2 mm sebanyak lima daerah dari ujung batang
i.      Di tunggu beberapa hari.
j.      Setelah itu, diamati dan diukur pertambahan panjang pada daerah batang



















6.    Skema















Pemberian tanda kecambah yang dimulai dari ujung akar dan batang






















7.   Tabel pengamatan
a.   Pengamatan pada Akar
daerah
tabung
Panjang daerah
Mula - mula
Setelah 11 hari
I
1
2 mm
91
2
2 mm
129
3
2 mm
10
4
2 mm
7
5
2 mm
8
6
2 mm
25
7
2 mm
60
8
2 mm
53
Rata – rata
47,875
II
1
2 mm
2
2
2 mm
2
3
2 mm
3
4
2 mm
2
5
2 mm
2
6
2 mm
2
7
2 mm
3
8
2 mm
2
Rata – rata
2,25
III
1
2 mm
2
2
2 mm
2
3
2 mm
2
4
2 mm
2
5
2 mm
2
6
2 mm
2
7
2 mm
2
8
2 mm
3
Rata – rata
1,875
IV
1
2 mm
3
2
2 mm
4
3
2 mm
3
4
2 mm
2
5
2 mm
2
6
2 mm
2
7
2 mm
2
8
2 mm
2
Rata – rata
2,5




































Daerah
tabung
Pertambahan panjang
Mula – mula
Setelah  11 hari
V
1
2 mm
2
2
2 mm
2
3
2 mm
4
4
2 mm
3
5
2 mm
3
6
2 mm
2
7
2 mm
2
8
2 mm
2
Rata – rata
2,5








b.   Pengamatan pada Batang

daerah
tabung
Panjang daerah
Mula - mula
Setelah 11 hari
I
1
2 mm
4
2
2 mm
4
3
2 mm
2
4
2 mm
2
5
2 mm
2
6
2 mm
2
7
2 mm
3
8
2 mm
3
Rata – rata
2,75
II
1
2 mm
5
2
2 mm
8
3
2 mm
4
4
2 mm
3
5
2 mm
4
6
2 mm
8
7
2 mm
6
8
2 mm
7
Rata – rata
6,6
III
1
2 mm
3
2
2 mm
10
3
2 mm
4
4
2 mm
3
5
2 mm
5
6
2 mm
9
7
2 mm
5
8
2 mm
4
Rata – rata
5 mm

















Daerah
tabung
Pertambahan panjang
Mula – mula
Setelah  11 hari
IV
1
2 mm
2
2
2 mm
2
3
2 mm
4
4
2 mm
3
5
2 mm
3
6
2 mm
2
7
2 mm
2
8
2 mm
2
Ra ta – rata
2,5
V
1
2 mm
2
2
2 mm
2
3
2 mm
2
4
2 mm
2
5
2 mm
2
6
2 mm
2
7
2 mm
3
8
2 mm
3
Rata – rata
2,25













8.   Analis data
Menurut analis kami pertumbuhan terjadi pada ujung akar dan batang karena pertambahan panjangnya paling panjang daripada daerah lainnya.
Apakah pada daerah terjadi lainnya terjadi pertumbuhan?
9.  Kesimpulan
Daerah pertumbuhan pada tanaman terjadi pada ujung akar dan ujung batang karena terjadi pembelahan sel – sel apikal. Sel apikal terdapat pada ujung akar, dan ujung batang.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar